Song of the Day




Sunda Bitel. The One and Only Sundanese Beatles Tribute Band

Archieves

Statistics

HTML hit counter - Quick-counter.net
Tampilkan postingan dengan label the beatles. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label the beatles. Tampilkan semua postingan

Paul McCartney Jadi Vokalis Nirvana!

Tak ada yang tak mungkin di dunia ini, termasuk reuni superband Nirvana. Kabar tentang konser Dave Grohl, Krist Novoselic, Pat Smear (mantan gitar additional Nirvana) dengan vokal Paul McCartney sebagai pengganti Kurt Cobain benar-benar terjadi. Keempatnya berkolaborasi menampilkan aksi yang luar biasa.

Konser amal ini digelar pada tanggal 12 Desember 2012 di Madison Square Garden. Kolaborasi supergrup tersebut menampilkan sebuah lagu baru yang berjudul Cut Me Some Slack. Beberapa saat sebelum beraksi, McCartney sempat memberi beberapa kalimat sambutan untuk penonton.

"Baru-baru ini beberapa orang memintaku untuk nge-jam bersama mereka. Aku melakukannya. Dan di tengah perjalanan ini, seseorang mengatakan, 'Taukah kamu bahwa kami tidak bermain bersama dalam waktu bertahun-tahun?'," ujar Paul.


"Akhirnya aku mengerti ternyata aku berada di tengah-tengah reuni Nirvana," lanjut bassist The Beatles ini disambut tepuk tangan panjang penonton.

Setelah mengucapkan beberapa kalimat sambutan, Paul mulai memanggil para personel rekan-rekan barunya, Dave Grohl, Krist Novoselic dan Pat Smear. Single Cut Me Some Slack pun dimainkan dengan sangat gemilang oleh keempatnya.

Cut Me Some Slack rencananya bakal masuk komposisi album kompilasi bersama lagu milik musisi top lainnya seperti Bruce Springsteen, The Rolling Stones and The Who. Penasaran dengan lagu baru ini? Simak videonya di bawah ini!


sumber: Kapanlagi.com
Read more

Pameran Seni Mengenang John Lennon

Strawberry Fields Upper West Side di kota New York, di seberang bekas rumah John Lennon, dipenuhi musik, doa, dan bunga untuk mengingat salah seorang tokoh pemusik paling terkenal dalam sejarah ini. Jika masih hidup, saat ini Lennon sudah berusia 71 tahun. Ia dikenal dengan kontribusinya terhadap musik dan kemanusiaan. Banyak penggemar yang telah berkumpul.


Seorang siswi bernama Kaitlin Wilson yang ditemani saudaranya sengaja datang dari Toronto untuk ikut merayakan. "Bagi saya, lagu "Imagine" memberikan pengaruh untuk lebih bekerja dengan orang, seperti membantu dan mengerti perspektif hidup orang lain," ujarnya

Disamping musiknya, Lennon juga meninggalkan karya seni lain. Dibawah pimpinan Yoko Ono, "Gimme Some Truth" mewakilkan harapan Lennon untuk menyebarkan damai di dunia.

Rudy Siegel, Direktur Relasi Media "Gimme Some Truth" menjelaskan, "Ini kesempatan bagi dunia untuk melihat John sebagai seniman dalam arti kata sesungguhnya. Mereka datang bersama, dari usia, etnis, dan latar belakang sosial ekonomi berbeda; datang dan hadir dalam pameran untuk mendengar musik, melihat karya seni dan membayangkan kedamaian. Inilah misi kami."

Pameran juga dibuat untuk mengumpulkan dana bagi "City Meals on Wheels", organisasi nirlaba yang membantu memberi pangan pada para manula.

"Kami telah menguntungkan bank dan pantry makanan lokal di seluruh negara, dua tahun terakhir. City Meals on Wheels memberi makan para manula, jadi dua dolar yang anda sumbangkan akan menjadi makanan seharga delapan dolar," tambah Siegel.



Di sisi lain, para penggemar John Lennon mengatakan, mereka terinspirasi mendiang mantan The Beatles itu. Dan Hughes misalnya mengaku menyukai musik rock gara-gara John Lennon. "Saya bisa berdiskusi tentangnya dengan putra saya yang adalah seorang gitaris, ini berarti untuk saya," ungkapnya.

Sementara Anne Mitcheltree, salah seorang penggemar lainnya mengatakan, "Kami merindukannya, musik tidak pernah sama tanpanya. Kami tetap merindukannya, mendoakannya setiap hari."

"Gimme Some Truth" adalah acara tahunan untuk ultah John Lennon, yang menyebarkan pesan cinta dan harapan.
Sumber: NTD News, New York.
Read more

Dilelang: Demo The Beatles Yang Ditolak Decca


Demo tape The Beatles yang pernah ditolak label rekaman Decca - sebuah kesalahan terbesar dalam sejarah musik - muncul kembali dalam sebuah lelang.


Dick Row dari Decca menolak demo The Beatles yang direkam tahun baru 1961 itu dan malah mengontrak The Tremeloes. The Beatles kemudian dikontrak EMI dan akhirnya menjadi bintang kelas dunia.

Versi bootleg-nya memang banyak beredar tetapi hanya sedikit yang pernah mendengar versi rekaman asli berisi 10 lagu cover version tersebut.

Rekaman asli itu dilelang di London pada hari Selasa lalu oleh Fame Bureau, dengan harga awal £ 30 000. Harga ini tidak termasuk hak cipta atas lagu-lagu tersebut.

Sebuah foto tanpa tanggal memperlihatkan The Beatles dalam pose formal. (Handout/Reuters)

"Apple, perusahaan yang didirikan oleh The Beatles, memegang hak cipta untuk suara mereka dan jika ada yang mencoba untuk menjual materi tersebut tanpa izin, mereka pasti akan digugat," kata direktur pelaksana Fame Bureau Ted Owen, seperti dikutip The Times.

"Rekaman ini belum pernah dirilis secara resmi. Tentu saja unik dan kualitas suaranya benar-benar jernih. Kami telah berbicara dengan berbagai ahli dan ini merupakan rekaman dengan kualitas terbaik dari sesi ini."

Paul McCartney pada bas, George Harrison pada lead guitar, John Lennon pada rhythm guitar, dan Pete Best pada drum - yang belakangan dipecat dan digantikan oleh Ringo Starr - muncul pada demo tape yang direkam di studio Decca di West Hampstead, London utara ini.

Grupnya sendiri masih disebut "Silver Beatles" - sebelum berubah menjadi The Beatles - dan dilengkapi dengan daftar lagu yang ditulis tangan dan dilengkapi foto hitam putih para personil yang mengenakan jaket kulit dan berpose dengan alat musik masing-masing.

Di dalamnya antara lain terdapat lagu Money (That's What I Want), Take Good Care Of My Baby dan Till There Was You.

Manajer The Beatles Brian Epstein menyimpan rekaman tersebut dan belakanggan memberikannya kepada salah seorang eksekutif EMI. Orang itu pernah melelangnya secara pribadi pada tahun 2002 namun kini pelelangan dilakukan oleh Fame Bureau.

Sumber: http://www.timeslive.co.za/
Read more

Lukisan Karya The Beatles Siap Dilelang

Meskipun The Beatles bukan dikenal sebagai pelukis, tapi para penggemarnya pasti akan memburu lukisan langka karya The Beatles ini. Lukisan kanvas tersebut dibuat oleh Ringo, John, Paul dan George ketika mereka bersembunyi di sebuah kamar VIP di Hotel Hilton Tokyo pada tahun 1966.

Masing-masing sudut dari kanvas berukuran 30x40 itu dilukis oleh personil The Beatle yang berbeda. Judulnya "Images of a Woman," dan konon begitu selesai langsung diberikan kepada ketua klub penggemar The Beatles di Jepang.

Masing-masing personil The Beatles melukis satu sudut dari lukisan ini

Belum ada perkiraan resmi dari pihak rumah lelang Philip Weiss Auctions mengenai berapa harga lukisan tersebut. Tapi menurut pihak Paulus Frasier Collectibles, "Karya itu pernah dijual kepada seorang pedagang di Osaka dengan harga sekitar $ 191.000 pada pertengahan 1990-an dan muncul lagi pada tahun 2002 di eBay, meskipun tidak diketahui berapa harga persisnya. Sebuah laporan di koran Liverpool Echo memperkirakan lukisan tersebut berharga sekitar £ 350.000 (sekitar 5 milyar rupiah).. "

Lelang yang juga menjual karya seni Frank Zappa dan jaket yang pernah dikenakan oleh Notorious BIG ini akan digelar di Oceanside, New York pada tanggal 14 September 2012 mendatang.

Menurut Anda, kira-kira berapa ya harga lukisan ini?

Sumber: http://www.prefixmag.com
Read more

Turis The Beatles Menganggu Warga Liverpool

Bekas tempat tinggal para personil The Beatles di Liverpool kian sering dijadikan tujuan wisata. Puluhan perusahaan kini menawarkan perjalanan mengunjungi kota asal The Beatles di Inggris utara itu. Namun hal ini membuat banyak warga Liverpool mengeluh.

Mereka mengaku tak ada lagi ketenangan gara-gara wisatawan berdatangan nyaris setiap saat. Koran lokal The Liverpool Echo mewawancarai Kathleen Hughes (74) yang tinggal di Arnold Grove (tempat kelahiran George Harrison) di distrik Wavertree Liverpool. Wanita itu mengaku ngeri dengan "gerombolan orang di balik pintu". Pensiunan pekerja sosial tersebut menambahkan: "Taksi yang mengangkut turis memenuhi jalanan dan di musim panas ada ratusan taksi setiap harinya. Pada akhir pekan mereka kembali berdatangan, kadang-kadang sampai pukul dua pagi."

Taksi wisata The Beatles

"Saya tinggal sendiri dan sorotan lampu di jendela sering membuat saya ketakutan. Ngeri rasanya menyadari ada orang-orang yang tak kukenal melongokan wajah mereka di jendela dan mengetuk-ngetuk pintu sepanjang hari."

"Kalau pintu terbuka suka ada yang tidak sopan dan langsung masuk ke rumah seolah-olah ini adalah museum."

Tony Roberts (82) dan istrinya Reni (77) telah tinggal di sebelah rumah masa kecil Paul McCartney di Forthlin Road, Allerton, sejak tahun 1970. Reni mengatakan kepada The Liverpool Echo, "Kadang-kadang terdapat hingga 200 orang di luar rumah dan ini sungguh menyeramkan. Bahkan belakangan semakin bertambah dengan kian banyaknya perusahaan wisata yang baru dibuka."

"Mereka muncul sejak pukul 7 pagi dan mulai memotret di rumah. Rasanya kami seperti hidup dalam akuarium.."

Dewan Kota Liverpool mengaku memahami kekhawatiran warga dan menghimbau perusahaan perjalanan untuk "menghormati warga sekitar". (Michael Leonard - www2.gibson.com)
Read more

Salon The Beatles di Brazil

Salon potong rambut di Buenos Aires ini terlihat seperti salon biasa. Yang membuatnya unik adalah salon ini hanya melayani tamu yang menginginkan potongan rambut model Beatles. Hal itu tercermin dari dinding salonnya yang dipenuhi dengan foto John Lennon, Paul McCartney, George Harrison dan Ringo Starr.

"Favorit saya adalah potongan rambut Paul McCartney saat melakukan tour bertajuk Band on The Run di tahun 74. Pendek di kedua sisi, panjang di bagian belakang. Ini juga potongan yang paling sering diminta pelanggan," ungkap Gerardo Weiss, sang pemilik salon.


Awalnya, salon yang diberi nama Beatlesque ini terlihat cukup radikal bagi para warga. Weiss mengaku cukup sulit untuk meyakinkan para pelanggan bahwa potongan rambut Beatles masih keren, walaupun band ini berasal dari tahun 1960-an.

Namun perlahan-lahan, orang-orang dari luar Buenos Aires dan bahkan dari luar negeri mulai berdatangan. Salah satunya adalah Mario Genua. Ia meminta rambutnya ditata seperti John Lennon tahun 1964, mengembang di atas dan sisi.

"Ada banyak fans The Beatles di setiap lingkungan. Ada banyak di sini. Saya memberitahu teman-teman yang adalah fans Beatles. Mereka datang dan menyukai hasilnya," ujar Genua.

Weiss belum berencana untuk mengembangkan bisnisnya ke lingkungan yang lebih trendi, atau ke pusat kota yang ramai akan turis. Mimpinya hanya satu: melestarikan gaya potongan rambut Beatles.

Berikut adalah video wawancara dengan sang pemilik salon.


Sumber: New Tang Dynasty Television (NTD)
Read more

Paul Senang The Beatles Tidak Jadi Reuni

Paul McCartney - salah satu dari dua anggota The Beatles yang masih hidup (satunya lagi adalah Ringo Starr) - berpendapat bahwa jika mereka reuni justru akan merusak kenangan mereka.

Dia mengatakan: "Kami menyadari bahwa The Beatles itu satu kesatuan yang utuh. Ketika mendapat tawaran untuk reuni, kami mengatakan, 'Itu tidak akan berhasil.' Karena periode ketika kami masih utuh sebagai The Beatles benar-benar hebat dan kami tidak ingin merusaknya."

"Lagipula, saya tidak suka memaksakan diri untuk melakukan apa yang kami lakukan di zaman keemasan paadahal kondisi kami sudah semakin tua."

Setiap kali Paul melihat kembali apa yang telah ditorehkan oleh The Beatles, kadang-kadang ia tak percaya bahwa dirinya menjadi bagian dari perjalanan tersebut.

Kepada majalah Shortlist ia mengungkapkan: "Sungguh menakjubkan bagi saya untuk menyanyikan lagu-lagu yang ditulis oleh seorang pria berusia 24-tahun. Dan saat menyanyikannya, saya berpikir, 'Dia penulis lagu yang sangat baik. Dia tidak buruk. Band ini juga tidak buruk.' Jadi saya mengapresiasinya dengan cara seolah-olah itu bukan diri saya. Tapi tentu saja saya menyadari itu adalah saya. Dan saya sangat senang dengan kenyataan itu."

Sebuah reuni yang benar-benar utuh memang tidak mungkin dilakukan setelah terbunuhnya penyanyi-dan-gitaris John Lennon pada tahun 1980. Apalagi setelah anggota keempat dari band tersebut, George Harrison, juga meninggal akibat kanker pada tahun 2001.
Read more

Koleksi Baru The Beatles versi iTunes

Sebuah kompilasi baru berisi 14 lagu The Beatles yang dianggap paling berpengaruh dari sisi musik, sosial maupun politik dirilis Selasa lalu (24/07/2012) dalam format musik digital iTunes yang eksklusif. Koleksi bertajuk "Tomorrow Never Knows" ini mencakup hampir seluruh perjalanan karier rekaman kelompok tersebut, mulai dari “You Can’t Do That” di tahun 1964 hingga “I’ve Got a Feeling” dari album terakhir "Let It Be" yang dirilis tahun 1970.


Dalam album ini juga terdapat antara lain lagu “Revolution,” “Paperback Writer,” “And Your Bird Can Sing” serta "Hey Bulldog" dari 12 komposisi karya John Lennon-Paul McCartney, ditambah 2 karya George Harrison, “It’s All Too Much” and “Savoy Truffle”. Judul “Tomorrow Never Knows” dipilih berkaitan dengan popularitas lagu dari album "Revolver" tersebut belakangan ini, setelah muncul dalam film serial TV "Mad Men. "

Jika membeli per lagu harganya adalah $ 1,29, tapi jika membeli satu album "Tomorrow Never Knows" yang berisi 14 lagu harganya hanya $ 7,99, karena mendapat potongan harga sebesar 56 persen. Menurut juru bicara EMI dan Capitol Records, tidak ada rencana untuk merilis versi CD atau vinyl.
Read more

Pameran Lukisan The Beatles

Nucleus Art Gallery di Alhambra memperingai hari jadi ke 50 The Beatles dengan menggelar pameran seni bertajuk “All Together Now: A Tribute to the Beatles” pada hari Jum'at pekan lalu, 13 Juli 2012.

Berikut ini adalah sebagian dari lukisan yang dipamerkan.









Source: SGV Tribune
Photo by: Sarah Reingewirtz
Read more

Foto Abbey Road Versi Lain

Siapa yang tak kenal foto legendaris ini? Foto yang menggambarkan keempat personil The Beatles sedang menyeberangi jalan ini membuat nama Abbey Road sangat termasyhur. Setelah kematian John Lennon, beredar berbagai cerita mengenai foto tersebut. Msalnya saja ramalan kematian John karena ia yang memakai setelan jas warna putih dan berjalan paling depan.



Tetapi, tidak banyak yang tahu, ada versi lain dari foto tersebut. Tentu saja, sama orisinilnya. Alias, juga diambil oleh fotografer Ian MacMillan. Coba amati versi cover album ABBEY ROAD yang dirilis tahun 1969, sekaligus menjadi album terakhir The Beatles dalam format utuh.


Perbedaan paling jelas, tentu saja arah. Di cover album, mereka berjalan dengan John Lennon tetap terdepan, dari kiri ke kanan. Sementara di foto kedua, mereka berjalan dari kanan ke kiri. Paul McCartney terlihat memakai sandal di foto kedua, bukannya bertelanjang kaki. Perhatikan pula bahwa rokok yang dipegangnya di foto pertama sudah tidak tampak di foto kedua. Mungkin sudah habis dihisap?

Sepertinya memang foto rare ini diambil di sesi yang berbeda. Ketika foto itu dilelang di Inggris, permintaan melonjak sangat tinggi. Dibuka dengan harga £9,000 atau sekitar 132 juta rupiah, penawaran menjadi sengit dan berakhir pada £16,000 atau sekitar 234 juta. Hanya dalam waktu kurang dari 1 menit!

The Beatles memang luar biasa!

Read more

Album Green Day Berbau The Beatles?




Paling tidak, itulah yang bisa ditangkap dari ungkapan Billy Joe Armstrong, frontman kelompok musik Green Day mengenai warna musik di album baru mereka. Ditegaskannya, di album terbaru ini Green Day akan terdengar power pop.

... Sesuatu di antara mu- sik ACDC dan awal The Beatles...
"Kami membutuhkan arah musik baru yang fresh. Sesuatu yang menyegarkan, lebih banyak power pop. Sesuatu di antara musik ACDC dan awal The Beatles,"ujar Billy.

Album trilogi berjudul ¡UNO! ¡DOS! ¡TRÉ! yang menurut Billy benar-benar berubah dan mengedepankan konsep "kegilaan yang benar-benar terjadi" ini, akan dirilis secara bertahap. Yang pertama, ¡UNO! dijadwalkan keluar pada 24 September. Kemudian, ¡DOS! pada 12 November dan terakhir, ¡TRÉ! untuk tanggal 14 Januari 2013.

Untuk keperluan promo, Green Day telah merilis official trailer untuk album trilogi mereka. Di dalamnya juga ada artwork album terbaru, yaitu wajah basis Mike Dirnt yang matanya diberi tanda silang, dengan latar belakang warna kuning bergaris-garis.

Saat mendengar salah satu lagu dalam trailer ini, saya mendengar warna lagu Birthday milik The Beatles di situ. Jika Anda penasaran mau ikutan ngintip, silakan klik link di bawah ini.

Trailer Album Baru Green Day

sumber: KapanLagi
Read more

The Beatles Dongkrak Konsumsi Narkoba?

Direktur medis Rusia dilaporkan menyalahkan The Beatles ketika diketahui penggunaan narkoba di negara dingin tersebut meningkat. Yevgeny Bryun mengungkapkan pendapatnya, bahwa The Fab Four yang memakai narkoba untuk berhalusinasi menjadi pemicu ledakan hedonisme Rusia.


"Setelah The Beatles melakukan perjalanan spiritual ke India, mereka kembali ke Eropa dengan membawa ide mengubah kondisi psikis orang-orang," kata Yevgeny Bryun.

"Dan itu sangat cocok dengan bisnis itu sendiri. Mereka menyadari inilah cara cepat menghasilkan uang, menjual kesenangan dan barang-barang yang berhubungan dengannya. Sejak saat itulah permintaan narkoba meningkat," tukas sang direktur.

"Kita punya tanggung jawab menghentikan ini. Jangan sampai anak-anak muda mencoba narkoba. Kita beritahu mereka, pilihannya adalah penjara atau kematian," tegas Bryun kemudian.

The Beatles memang tidak menutupi kenyataan mereka menggunakan ampetamin saat show di Hamburg dan pernah berbagi mariyuana bersama Bob Dylan pada 1964. Tetapi tuduhan Bryun itu pun segera mengundang reaksi pecinta The Beatles yang kemudian mencemooh pemikirannya itu.

sumber: KapanLagi
Read more

7 Cover Album Rock Terbaik

Cover album yang bagus memiliki peran yang penting dalam mengemas suatu karya musik. Meskipun musik tersebut adalah sebuah masterpiece, Jika tidak idukung dengan cover album yang memikat, orang tidak akan begitu tertarik ketika karya tersebut dipajang di toko rekaman.

Cover album juga menjadi wahana untuk menampilkan isi lagu di dalam sebuah album. Banyak orang yang datang ke toko musik dan terpikat pada sebuah album lantaran covernya yang menggoda mata.

Tak sedikit pula rekaman tersebut menjadi sebuah benda yang terus dicari oleh para kolektor hingga saat ini. Bahkan para band pun merogoh koceknya untuk mencari seniman terbaik untuk menggarap sampul albumnya.

Berikut ini adalah 7 cover album terbaik sepanjang masa.

1. The Beatles - Sgt Pepper's Lonelyhearts Club Band (1967)


Banyak yang mengatakan jika di album ini The Beatles mengubah konsep musiknya lebih psychedelic dan membuat beberapa fansnya menjauh. Namun kenyataanya album ini adalah sebuah masterpiece yang mengubah tatanan musik saat itu.

Bisa dikatakan setiap lagu di album ini terkonsep dan berkaitan satu sama lain, walau tanpa ada single hits. Pasalnya esensi album ini akan berkurang jika tidak didengarkan secara keseluruhan.

Album ini The Beatles menampilkan 60 orang terkenal yang disukai oleh mereka yang diantaranya adalah penulis, musisi, bintang film. Seniman Peter Blake dan Jann Haworth adalah orang yang mendesain cover album ini. Dibantu oleh Michael Cooper sebagi fotografer. Album tersebut memenangi Grammy Award sebagai album terbaik.

2. Pink Floyd - Dark Side of The Moon (1973)



Sebuah album yang masih dipuja hingag saat ini, di mana karya-karya fenomenal terlahir. Masih dengan rock psychedelicnya yang disetting secara mewah baik dari lagu, suara, serta iramanya yang solid.

Untuk desain cover sang sederhana dan mudah sekali diingat. Orang bakal tahu ketika melihat gambar sebuah cahaya yang menerobos segitiga dan membias menghasilkan warna pelangi. Artwork ini dibuat oleh Hipgnosis dan George Hardle

3. Cream - Disraeli Gears (1967)


Cover album yang begitu menonjol dengan perpaduan warna yang mengejutkan mata. Album ini sangat mewakili Cream sendiri yang mengusung psychedelic rock/blues. Seniman asal Australia, Martin Sharp adalah orang yang membuat artwork ini.

Berkat album ini, band besutan Eric Clapton ini meraih posisi kelima di UK Album Chart serta menggebrak Amerika dan menjadi album paling laris di tahun 1968 dan meraih peringkat 4 di tangga lagu amerika.

Album ini sendiri sempat dimaster ulang pada tahun 1998 dan pada tahun 2004 dirlis ulang dobel CD dengan kemasan Deluxe Edition.

4. King Crimson - In The Court of The Crimson King (1969)


Sebuah masterpiece terlahir dari debut album band pengusung progressive rock asal Inggris, King Crimson. Album ini menggabungkan sebuah musik dan art yang luar biasa. percampuran antara jazz dan simfoni musik klasik. album ini sendiri mendapatkan pujian dari berbagai pengamat musik termasuk Pete Townshend dari The Who.

Di balik kesuksesan yang ditunai para personel Kring Crimson, ada kisah sedih dibaliknya. Barry Godber, orang di balik cover album ini tidak bisa menikmati hasil karyanya. Pria yang bekerja sebagai programmer komputer ini meninggal setahun setelah album ini keluar karena serangan jantung. Hingga kini vinyl album In The Court of The Crimson King masih diburu oleh para kolektor.

5. Joy Division - Unknown Pleasure (1979)


Sebuah debut album monumental dari post punk asal British yang hingag kini masih dicari oleh para kolektor. Musik Joy Division sendiri banyak mengilhami beberapa band saat ini.

Namun siapa sangka jika awal penjualan album ini sangat menyedihkan. Wajar saja ini adalah debut dari sebuah band yang mungkin belum banyak orang yang mengetahuinya, terlebih dengan cover album yang membuat orang berpikir. Namun setelah single Love Will Tear Us Apart, penjualan album ini meningkat.

Cover Unknown Pleasure memang sangat unik. Gambar di depan diambil dari Cambridge Encyclopedia of Astronmy yang aslinya digambar pada backgound warna putih dan garis hitam. Kemasan kover LP ini juga sangat berbeda dengan kemasan album band lainnya. Joy Divison merilis tanpa ada keterangan lagu dicover belakangnya. Namun mereka menulis semua keterangan track dan lainnya di inner sleeve.

6. Velvet Underground and Nico - The Velvet Underground (1967)


Band yang menarik perhatian seniman pop art terkenal, Andy Warhol yang lantas menajdi manajer mereka. Album ini menjadi terkenal lantara Warhol mendesain covernya. sebuah desain yang sangat sederhana bernuansakan pop art bergambar pisang berwarna kuning.

Tak hanya desain saja yang membuat album ini menjadi terkenal, namun 11 lagu di dalamnya yang digarap secara epic. Duet vokal antara Lou Reed dan Nico menjadikan album ini begitu bernyawa.

7. Nirvana - Nevermind (1991)


Album ini menjadi sebuah sukses yang mengejutkan di tahun 1991. Sebelumnya Nirvana sendiri sempat diragukan oleh banyak pengamat musik lantaran karyanya yang jauh dari komersilitas. Namun fakta berkata lain, album ini sendiri terjual hingga jutaan copy di seluruh dunia.

Cover album ini sendiri seakan menjadi sebuah ikon. Gambar seoarang bayi yang tengah berenang dan dipancing dengan uang Bagi orang yang melihatnya, akan tahun ini adalah album Nevermind milik Nirvana. Album kedua ini adalah tonggak kesuksesan Nirvana dan karyanya masih diperdengarkan hingga kini. (KapanLagi)
Read more

Proyek Beatles Kids Band Batal

Dua anak Ringo Starr telah menghancurkan impian para penggemar Beatles yang berharap bisa melihat anak-anak dari Fab Four tampil bersama di atas panggung. Mereka bersikeras tidak akan menjadi bagian dari konsep semacam itu.

Ide menampilkan anak-anak personil The Beatles ini diusulkan oleh James (anak Paul McCartney) awal tahun ini. Sean (anak John Lennon) dan Dhani (anak George Harrison) kelihatannya tertarik dengan gagasan tersebut. Namun dengan penolakan tersebut, supergrup ini kemungkinan besar tidak akan mempunyai pemain drum.

Menurut Ringo Starr, kedua anaknya (Zak Starkey dan Jason Starkey) mengatakan bahwa mereka tidak mau ikut serta dalam proyek tersebut.
Read more

Game Yellow Submarine




The Beatles baru saja meluncurkan proyek terbaru Yellow Submarine dalam bentuk Facebook game. Di laman web yellowsubmarine.com dijelaskan, cara memainkan game ini adalah dengan menjatuhkan kumpulan huruf L O V E dan menghindari karakter Blue Meanie. Skor dari permainan tersebut akan dikoneksikan dan ditampilkan melalui Facebook.

Sementara itu film animasi Yellow Submarine baru saja selesai dirilis ulang dalam format DVD Blu-Ray. Yellow Submarine sendiri pertama kali dirilis pada tahun 1968 dan merupakan film animasi terbesar setelah Disney pada masa itu.

Versi digital dalam bentuk buku dari Yellow Submarine sendiri bisa diunduh secara gratis oleh pengguna Apple di iBookstore untuk iPad, iPhone dan iPod di iTunes.

Trailer Yellow Submarine (video 2012)

Sumber: Gigsplay
Read more

10 Band Rock Legendaris Terbaik

1. The Beatles


    The Beatles adalah salah satu grup musik rock paling awal sekaligus paling berpengaruh di era modern. Beranggotakan John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr, kebanyakan lagu mereka ditulis oleh Lennon dan McCartney. Popularitas mereka sedemikian tingginya di Britania Raya sehingga di tahun 1963 pers menelurkan istilah “Beatlemania”. Mereka juga kemudian meraih sukses di Amerika Serikat dan seluruh dunia. Album pertama The Beatles dengan titel PLEASE PLEASE ME, dengan hit single Please Please Me dan Love Me Do pada 1963. Selanjutnya, album demi album berhasil dihasilkan oleh The Beatles, diantaranya WITH THE BEATLES (1963), A HARD DAY’S NIGHT (1964), BEATLES FOR SALE (1964), HELP! (1965), RUBBER SOUL (1965), REVOLVER (1966), SGT. PEPPER’S LONELY HEARTS CLUB BAND (1967), MAGICAL MYSTERY TOUR (1967), THE BEATLES (1968), YELLOW SUBMARINE (1969), ABBEY ROAD (1969), LET IT BE (1970). The Beatles bahkan mampu menjual lebih satu milyar kopi albumnya di seluruh dunia, sebuah prestasi yang sulit ditandingi oleh grup band saat ini.

    2. The Rolling Stones


    The Rolling Stones adalah sebuah band rock Inggris yang mulai terkenal sejak tahun 1960-an masih eksis hingga sekarang. Apabila dianalogikan, The Rolling Stones adalah sebuah batu yang hingga kini masih menggelinding, entah sampai kapan. Band legendaris ini dibentuk di London, Januari 1963. Tetapi sesungguhnya cikal bakal Stones sudah ada sejak tahun 1962 dengan formasi awal yang terdiri dari Mick Jagger (Vokal, Harmonika), Keith Richards (Lead Gitar), Brian Jones (Rhytm Gitar, Harmonika), Mick Avory (Drums) dan Dick Taylor (Bass). Kelak sang drummer Mick Avory akhirnya bergabung dengan The Kinks dbp Ray davies, dan Dick Taylor mendirikan bandnya sendiri yaitu The Pretty Things.

    3. U2


    U2 adalah kelompok musik asal Irlandia yang dibentuk pada 1976. U2 terdiri dari Paul David Hewson (Bono) pada vokal dan gitar, David Howell Evans (The Edge) di gitar, piano dan bas, Adam Clayton pada bas dan gitar, serta Larry Mullen Jr. pada drum. Grup band ini awal mulanya bertemu lewat audisi dari iklan mading di sebuah sekolah di Irlandia. Saat itu mereka masih menggunakan nama Feedback dan berganti nama menjadi Hype di 1997. Baru setelah ditinggalkan oleh salah satu personilnya, mereka menggunakan nama U2. Mengutamakan instrumen gitar, saat itu warna musik U2 cenderung post-punk. Pada 1980, gaung U2 mulai dilirik oleh perusahaan rekaman Island Records dan hasilnya sebuah album perdana berhasil dirilis oleh U2. Namun nama U2 mulai dikenal publik saat merilis album kedua, WAR pada 1983 dengan hit single Sunday, Bloody, Sunday. U2 mulai mengembangkan sayapnya, tak hanya di Inggris saja, tapi mulai menggempur Amerika. Grup yang sempat dijuluki Band 1980-an oleh majalah The Rolling Stone ini benar-benar berada di puncak saat album THE JOSHUA dirilis pada 1987.

    4. Metallica


    Terbentuk di LA, California pada tahun 1981 oleh Lars Ulrich (drum) dan James Hetfield (Gitar). Nama “Metallica” dicetuskan oleh Ulrich pada saat membantu temannya mencari nama buat majalah yang isinya mempromosikan Trash Metal dan NWOBHM (New Wave Of British Heavy Metal). Teman Ulrich itu mengucapkan kata:”Metallica”. Ternyata kata “Metallica” ini terus terbayang dan terngiang di kepala Ulrich. Maka setelah berunding dengan Hetfield, diputuskanlah untuk memakai nama itu sebagai nama band mereka. Formasi awal dari Metallica adalah Lars Ulrich (drums), James Hetfield (vocal/ guitar), Dave Mustaine (guitar – sekarang menjadi gitaris & vokalis MEGADETH), Ron McGovney (bass). Formasi awal ini dengan segera berganti lantaran Lars dan James merasa tak sejalan dengan Dave dan Ron. Posisi gitaris dan basis dengan segera digantikan oleh Kirk Hammett dan Cliff Burton. Formasi ini kemudian merilis album pertama mereka KILL ‘EM ALL. Secara komersial album pertama dan album kedua mereka, RIDE THE LIGHTNING tak bisa dibilang sukses. Baru saat Metallica melepas album ketiga mereka MASTER OF PUPPETS, kesuksesan mulai datang. Album ini adalah album pertama Metallica yang berhasil meraih gold album. Bahkan tahun 2003 lalu, album ini sudah meraih 6 platinum album.

    5. Nirvana


    Grup yang di bentuk di Washington, Amerika Serikat 1987. Dimotori oleh sang vokalis Kurt Cobain dan Krist Novoselic yang mengisi bas, grup ini melepas album pertama mereka tahun 1989 dibawah sebuah label indie. Tahun 1990, Nirvana menandatangani kontrak dengan major label DGC dan melepas album kedua mereka NEVERMIND. DGC memperkirakan bisa menjual album itu sekurangnya 250 ribu kopi saja. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Kesuksesan Smells Like Teen Spirit mendongkrak angka penjualan sampai 400 ribu kopi hanya dalam 1 minggu. Berusaha mengulang sukses album pertama, album kedua bertajuk IN UTERO pun dirilis 2 tahun kemudian. Sayangnya pamor album ke 2 ini tak secemerlang yang pertama. 8 April 1994 adalah akhir dari sejarah Nirvana saat sang motor Kurt Cobain ditemukan meninggal dirumahnya di Seattle Washington. Beberapa album kompilasi mereka masih sempat dirilis beberapa tahun kemudian. Diperkirakan Nirvana telah menjual sekurangnya 50 juta kopi album mereka di seluruh dunia.

    6. Led Zeppelin


    Led Zeppelin adalah kelompok musik rock dari Inggris yang dibentuk bulan September 1968, dan dibubarkan setelah pemain drum John Bonham meninggal. Led Zeppelin terdiri dari Jimmy Page, Robert Plant, John Paul Jones, dan John Bonham. Dengan musiknya yang menonjolkan suara gitar yang keras dan berat, Led Zeppelin dianggap sebagai salah satu band heavy metal yang pertama. Sebagian besar lagu-lagu mereka merupakan interpretasi musik blues dan folk yang diberi nuansa rock, termasuk rockabilly, reggae, soul, funk, jazz, musik klasik, musik Kelt, musik India, musik Arab, musik pop, musik Amerika Latin, dan musik country. Setelah 25 tahun bubar akibat meninggalnya John Bonham pada tahun 1980, Led Zeppelin tetap disanjung penggemar musik berkat pencapaian artistik, kesuksesan komersial, dan pengaruhnya yang luas di kalangan musisi rock. Selain itu, Led Zeppelin menempati urutan nomor satu dalam Daftar 100 Artis Hard Rock Terbesar (100 Greatest Artists of Hard Rock) versi VH1.

    7. Pink Floyd


    Pink Floyd adalah band progressive rock asal Inggris yang terkenal karena komposisi lagu-lagunya yang bergaya bombastis, sampul-sampul albumnya yang indah dan konser-konsernya yang megah. Pink Floyd adalah salah satu kelompok musik rock yang paling sukses secara komersial, pada saat ini berada di peringkat ketujuh dalam jumlah penjualan album di seluruh dunia. Mereka dibentuk di tahun 1966 dan terakhir merekam album studio di tahun 1994.

    8. Bob Marley and The Wailers


    Bob Marley seorang penyanyi, penulis lagu, gitaris dan aktivis Jamaica. Terlahir dengan nama Robert Nesta Marley pada tanggal 6 Februari 1945 di Nine Miles, Saint Ann Parish, Jamaica, Bob Marley mengawali karirnya dengan the Wailers, grup yang dia bentuk bersama Peter Tosh dan Bunny Livingston pada tahun 1963. Bob Marley menikahi Rita Marley pada February 1966. Dan Rita-lah yang memperkenalkan Bob pada Rastafarianism. Pada tahun 1969, Bob, Tosh dan Livingston secara penuh telah memeluk Rastafarianism, yang sangat memengaruhi musik mereka dan reggae pada umumnya. Pada tanggal 21 September 1980, Bob Marley pingsan saat jogging di NYC’s Central Park. Kankernya telah menyebar sampai otak, paru-paru dan lambung. Penyanyi reggae inipun akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di Miami Hospital pada 11 Mei 1981 di usia 36 tahun, dengan meninggalkan seorang istri dan 5 orang anak. Bob Marley adalah salah satu musisi terbesar di dunia yang memberikan pengaruh hebat sampai kapanpun.

    9. Guns N’ Roses


    Album pertama mereka APPETITE FOR DESTRUCTION dilepas 1987. Album ini laku keras karena single-single macam Welcome to the Jungle, Sweet Child o’ Mine, dan Paradise City. Album kedua mereka GN’R LIES tidak sepopuler album pertama mereka, single manis Patience tidak cukup kuat mengangkat penjualan album ini. Namun dobel album USE YOUR ILLUSION I dan USE YOUR ILLUSION II yang mereka rilis 1991 kembali membawa GN’R ke puncak kejayaan. Dua album ini berisi banyak lagu yang kemudian melambungkan nama Guns N’ Roses seperti: Don’t Cry, November Rain, Civil War, Knockin’ on Heaven’s Door, dan Estranged. GN’R berada di puncak kejayaan mereka dengan formasi : Axl Rose, Slash, Izzy Stradlin, Duff McKagan, Dizzy Reed, dan Matt Sorum. Guns N’ Roses juga masuk ke dalam 100 Band Rock terbaik sepanjang masa versi majalah VH1.

    10. Ramones


    Ramones didirikan di New York 1974 dengan personel Joey Ramone, Johny Ramone, dan Dee Dee Ramone. Semua member band ini memakai nama belakang Ramone walaupun tidak satu pun dari mereka yang punya hubungan darah. Ramones adalah cikal bakal dari grup band punk rock yang kemudian banyak bertumbuhan. Ramones kemudian merekrut Tommy Ramone sebagai drummer karena posisi Joey sebagai drummer sekaligus vocalist dianggap tidak efektif. 1975 Ramones merilis album pertama mereka jang berjudul RAMONES. Album ini cukup sukses di Inggris dan kemudian menjadi inspirasi bagi grup punk lain seperti The Clash, The Damned, dan Sex Pistols walaupun di Amerika Serikat sendiri tidak terlalu diminati publik. Sayangnya tahun 1996 Ramones resmi bubar karena ketidak cocokan antara masing-masing personel band. Ramones tercatat menelurkan 14 studio album selama masa aktifnya. Album ¡ADIOS AMIGOS! yang dirilis 1995 adalah album terakhir grup ini.

    Sumber: Mindtalk
    Read more

    Si Ayu Di Mata Sunda Bitel

    Si Ayu adalah panggilan umum orang Sunda bagi mbak penjaja jamu gendong. Yang menarik dari para penjaja jamu ini adalah: mereka kelihatannya bukan cuma jual jamu, tetapi juga secara rutin meminum jamu yang biasanya mereka racik sendiri. Lihat saja, badan mereka biasanya langsing dan sehat.

    Pernahkah Anda melihat penjaja jamu gendong yang (maaf) gendut? Saya sendiri belum pernah. Alhasil, ini adalah konsep marketing yang hebat bagi produk mereka. Fakta berbicara lebih banyak dari iklan yang paling hebat sekalipun.

    Maka tak heran jika Sunda Bitel memotret fenomena ini lewat sebuah parodi lagu She Loves You yang dipelesetkan menjadi Si Ayu. Selengkapnya silakan simak dalam video berikut ini.


    Read more

    The Beatles Slideshow

    Dokumentasi tentang sesuatu yang berharga, yang istimewa, selalu saja dinanti-nanti orang, apa pun bentuknya. Foto-foto The Beatles tentu saja menjadi salah satu dari sedemikian banyak hal yang selalu diburu orang. Ada yang sekedar ingin tahu, ada yang serius menjadikannya koleksi pribadi, dsb.

    Berikut ini adalah beberapa foto The Beatles yang saya kemas dalam bentuk slideshow. Klik foto di bawah ini untuk melihat rangkaian slideshow selengkapnya.

    Read more

    Beatles Cover

    Read more

    Beatles Bubar, Paul Gusar


    Sebuah pengakuan baru dari salah satu personel asli The Beatles! Paul McCartney menceritakan kekecewaannya ketika band yang mengubah kultur pop dunia itu memutuskan mengakhiri kebersamaan mereka.

    Sang legenda yang bulan ini akan berusia 70 tahun berkata, "Saat itu aku punya masalah dengan alkohol. Aku sedang memegang sebotol wiski, dan aku begitu emosional, aku melempar botol itu sampai berkeping-keping," ujarnya.

    Bubarnya The Beatles berdampak sangat buruk terhadap Paul sehingga istri pertamanya, Linda, amat khawatir. Bahkan, sepanjang tahun Paul tak bisa menulis satu lagu pun.

    "Berat sekali, masa yang begitu berat. Jadi Linda dan aku serta anak-anak harus melarikan diri, bersembunyi. Tetapi semua kerepotan di luar sana masih terjadi," kata Paul, merujuk pada banyaknya media yang harus dihadapi kala itu.

    "Aku melaluinya, akhirnya. Linda berkata padaku, 'dengar, kau harus tenang' dan itu berhasil," kenang Paul yang mendapat gelar Sir atas sumbangsih seninya kepada Inggris. (kapanlagi.com)
    Read more