Song of the Day




Sunda Bitel. The One and Only Sundanese Beatles Tribute Band

Archieves

Statistics

HTML hit counter - Quick-counter.net
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan

Salon The Beatles di Brazil

Salon potong rambut di Buenos Aires ini terlihat seperti salon biasa. Yang membuatnya unik adalah salon ini hanya melayani tamu yang menginginkan potongan rambut model Beatles. Hal itu tercermin dari dinding salonnya yang dipenuhi dengan foto John Lennon, Paul McCartney, George Harrison dan Ringo Starr.

"Favorit saya adalah potongan rambut Paul McCartney saat melakukan tour bertajuk Band on The Run di tahun 74. Pendek di kedua sisi, panjang di bagian belakang. Ini juga potongan yang paling sering diminta pelanggan," ungkap Gerardo Weiss, sang pemilik salon.


Awalnya, salon yang diberi nama Beatlesque ini terlihat cukup radikal bagi para warga. Weiss mengaku cukup sulit untuk meyakinkan para pelanggan bahwa potongan rambut Beatles masih keren, walaupun band ini berasal dari tahun 1960-an.

Namun perlahan-lahan, orang-orang dari luar Buenos Aires dan bahkan dari luar negeri mulai berdatangan. Salah satunya adalah Mario Genua. Ia meminta rambutnya ditata seperti John Lennon tahun 1964, mengembang di atas dan sisi.

"Ada banyak fans The Beatles di setiap lingkungan. Ada banyak di sini. Saya memberitahu teman-teman yang adalah fans Beatles. Mereka datang dan menyukai hasilnya," ujar Genua.

Weiss belum berencana untuk mengembangkan bisnisnya ke lingkungan yang lebih trendi, atau ke pusat kota yang ramai akan turis. Mimpinya hanya satu: melestarikan gaya potongan rambut Beatles.

Berikut adalah video wawancara dengan sang pemilik salon.


Sumber: New Tang Dynasty Television (NTD)
Read more

Paul Senang The Beatles Tidak Jadi Reuni

Paul McCartney - salah satu dari dua anggota The Beatles yang masih hidup (satunya lagi adalah Ringo Starr) - berpendapat bahwa jika mereka reuni justru akan merusak kenangan mereka.

Dia mengatakan: "Kami menyadari bahwa The Beatles itu satu kesatuan yang utuh. Ketika mendapat tawaran untuk reuni, kami mengatakan, 'Itu tidak akan berhasil.' Karena periode ketika kami masih utuh sebagai The Beatles benar-benar hebat dan kami tidak ingin merusaknya."

"Lagipula, saya tidak suka memaksakan diri untuk melakukan apa yang kami lakukan di zaman keemasan paadahal kondisi kami sudah semakin tua."

Setiap kali Paul melihat kembali apa yang telah ditorehkan oleh The Beatles, kadang-kadang ia tak percaya bahwa dirinya menjadi bagian dari perjalanan tersebut.

Kepada majalah Shortlist ia mengungkapkan: "Sungguh menakjubkan bagi saya untuk menyanyikan lagu-lagu yang ditulis oleh seorang pria berusia 24-tahun. Dan saat menyanyikannya, saya berpikir, 'Dia penulis lagu yang sangat baik. Dia tidak buruk. Band ini juga tidak buruk.' Jadi saya mengapresiasinya dengan cara seolah-olah itu bukan diri saya. Tapi tentu saja saya menyadari itu adalah saya. Dan saya sangat senang dengan kenyataan itu."

Sebuah reuni yang benar-benar utuh memang tidak mungkin dilakukan setelah terbunuhnya penyanyi-dan-gitaris John Lennon pada tahun 1980. Apalagi setelah anggota keempat dari band tersebut, George Harrison, juga meninggal akibat kanker pada tahun 2001.
Read more

Koleksi Baru The Beatles versi iTunes

Sebuah kompilasi baru berisi 14 lagu The Beatles yang dianggap paling berpengaruh dari sisi musik, sosial maupun politik dirilis Selasa lalu (24/07/2012) dalam format musik digital iTunes yang eksklusif. Koleksi bertajuk "Tomorrow Never Knows" ini mencakup hampir seluruh perjalanan karier rekaman kelompok tersebut, mulai dari “You Can’t Do That” di tahun 1964 hingga “I’ve Got a Feeling” dari album terakhir "Let It Be" yang dirilis tahun 1970.


Dalam album ini juga terdapat antara lain lagu “Revolution,” “Paperback Writer,” “And Your Bird Can Sing” serta "Hey Bulldog" dari 12 komposisi karya John Lennon-Paul McCartney, ditambah 2 karya George Harrison, “It’s All Too Much” and “Savoy Truffle”. Judul “Tomorrow Never Knows” dipilih berkaitan dengan popularitas lagu dari album "Revolver" tersebut belakangan ini, setelah muncul dalam film serial TV "Mad Men. "

Jika membeli per lagu harganya adalah $ 1,29, tapi jika membeli satu album "Tomorrow Never Knows" yang berisi 14 lagu harganya hanya $ 7,99, karena mendapat potongan harga sebesar 56 persen. Menurut juru bicara EMI dan Capitol Records, tidak ada rencana untuk merilis versi CD atau vinyl.
Read more

Album Langka The Beatles Dilelang!

Album debut The Beatles di AS yang termasuk edisi langka telah berhasil dilelang dengan harga 15.000 dollar Amerika!

Album "Introducing... The Beatles" dirilis di Amerika pada tahun 1964, tetapi karena berbagai persoalan hukum, album tersebut baru bisa dirilis 10 hari sebelum album kedua mereka Meet The Beatles!


Edisi langka tersebut dilelang di eBay dan seorang kolektor pribadi akhirnya memenangkan lelang tersebut dengan nilai $ 15.000.

Di dalam album ini terdapat lagu klasik Twist and Shout - yang saya yakin membuat si pemenang lelang ini benar-benar bergoyang dan berteriak kegirangan :)

Yang lucu, di sampul album ini The Beatles disebut sebagai "England's Number One Vocal Group". Aih, jadi inget Masnait :)
Read more

Pameran Lukisan The Beatles

Nucleus Art Gallery di Alhambra memperingai hari jadi ke 50 The Beatles dengan menggelar pameran seni bertajuk “All Together Now: A Tribute to the Beatles” pada hari Jum'at pekan lalu, 13 Juli 2012.

Berikut ini adalah sebagian dari lukisan yang dipamerkan.









Source: SGV Tribune
Photo by: Sarah Reingewirtz
Read more

Foto Abbey Road Versi Lain

Siapa yang tak kenal foto legendaris ini? Foto yang menggambarkan keempat personil The Beatles sedang menyeberangi jalan ini membuat nama Abbey Road sangat termasyhur. Setelah kematian John Lennon, beredar berbagai cerita mengenai foto tersebut. Msalnya saja ramalan kematian John karena ia yang memakai setelan jas warna putih dan berjalan paling depan.



Tetapi, tidak banyak yang tahu, ada versi lain dari foto tersebut. Tentu saja, sama orisinilnya. Alias, juga diambil oleh fotografer Ian MacMillan. Coba amati versi cover album ABBEY ROAD yang dirilis tahun 1969, sekaligus menjadi album terakhir The Beatles dalam format utuh.


Perbedaan paling jelas, tentu saja arah. Di cover album, mereka berjalan dengan John Lennon tetap terdepan, dari kiri ke kanan. Sementara di foto kedua, mereka berjalan dari kanan ke kiri. Paul McCartney terlihat memakai sandal di foto kedua, bukannya bertelanjang kaki. Perhatikan pula bahwa rokok yang dipegangnya di foto pertama sudah tidak tampak di foto kedua. Mungkin sudah habis dihisap?

Sepertinya memang foto rare ini diambil di sesi yang berbeda. Ketika foto itu dilelang di Inggris, permintaan melonjak sangat tinggi. Dibuka dengan harga £9,000 atau sekitar 132 juta rupiah, penawaran menjadi sengit dan berakhir pada £16,000 atau sekitar 234 juta. Hanya dalam waktu kurang dari 1 menit!

The Beatles memang luar biasa!

Read more

Album Green Day Berbau The Beatles?




Paling tidak, itulah yang bisa ditangkap dari ungkapan Billy Joe Armstrong, frontman kelompok musik Green Day mengenai warna musik di album baru mereka. Ditegaskannya, di album terbaru ini Green Day akan terdengar power pop.

... Sesuatu di antara mu- sik ACDC dan awal The Beatles...
"Kami membutuhkan arah musik baru yang fresh. Sesuatu yang menyegarkan, lebih banyak power pop. Sesuatu di antara musik ACDC dan awal The Beatles,"ujar Billy.

Album trilogi berjudul ¡UNO! ¡DOS! ¡TRÉ! yang menurut Billy benar-benar berubah dan mengedepankan konsep "kegilaan yang benar-benar terjadi" ini, akan dirilis secara bertahap. Yang pertama, ¡UNO! dijadwalkan keluar pada 24 September. Kemudian, ¡DOS! pada 12 November dan terakhir, ¡TRÉ! untuk tanggal 14 Januari 2013.

Untuk keperluan promo, Green Day telah merilis official trailer untuk album trilogi mereka. Di dalamnya juga ada artwork album terbaru, yaitu wajah basis Mike Dirnt yang matanya diberi tanda silang, dengan latar belakang warna kuning bergaris-garis.

Saat mendengar salah satu lagu dalam trailer ini, saya mendengar warna lagu Birthday milik The Beatles di situ. Jika Anda penasaran mau ikutan ngintip, silakan klik link di bawah ini.

Trailer Album Baru Green Day

sumber: KapanLagi
Read more

The Beatles Dongkrak Konsumsi Narkoba?

Direktur medis Rusia dilaporkan menyalahkan The Beatles ketika diketahui penggunaan narkoba di negara dingin tersebut meningkat. Yevgeny Bryun mengungkapkan pendapatnya, bahwa The Fab Four yang memakai narkoba untuk berhalusinasi menjadi pemicu ledakan hedonisme Rusia.


"Setelah The Beatles melakukan perjalanan spiritual ke India, mereka kembali ke Eropa dengan membawa ide mengubah kondisi psikis orang-orang," kata Yevgeny Bryun.

"Dan itu sangat cocok dengan bisnis itu sendiri. Mereka menyadari inilah cara cepat menghasilkan uang, menjual kesenangan dan barang-barang yang berhubungan dengannya. Sejak saat itulah permintaan narkoba meningkat," tukas sang direktur.

"Kita punya tanggung jawab menghentikan ini. Jangan sampai anak-anak muda mencoba narkoba. Kita beritahu mereka, pilihannya adalah penjara atau kematian," tegas Bryun kemudian.

The Beatles memang tidak menutupi kenyataan mereka menggunakan ampetamin saat show di Hamburg dan pernah berbagi mariyuana bersama Bob Dylan pada 1964. Tetapi tuduhan Bryun itu pun segera mengundang reaksi pecinta The Beatles yang kemudian mencemooh pemikirannya itu.

sumber: KapanLagi
Read more

7 Cover Album Rock Terbaik

Cover album yang bagus memiliki peran yang penting dalam mengemas suatu karya musik. Meskipun musik tersebut adalah sebuah masterpiece, Jika tidak idukung dengan cover album yang memikat, orang tidak akan begitu tertarik ketika karya tersebut dipajang di toko rekaman.

Cover album juga menjadi wahana untuk menampilkan isi lagu di dalam sebuah album. Banyak orang yang datang ke toko musik dan terpikat pada sebuah album lantaran covernya yang menggoda mata.

Tak sedikit pula rekaman tersebut menjadi sebuah benda yang terus dicari oleh para kolektor hingga saat ini. Bahkan para band pun merogoh koceknya untuk mencari seniman terbaik untuk menggarap sampul albumnya.

Berikut ini adalah 7 cover album terbaik sepanjang masa.

1. The Beatles - Sgt Pepper's Lonelyhearts Club Band (1967)


Banyak yang mengatakan jika di album ini The Beatles mengubah konsep musiknya lebih psychedelic dan membuat beberapa fansnya menjauh. Namun kenyataanya album ini adalah sebuah masterpiece yang mengubah tatanan musik saat itu.

Bisa dikatakan setiap lagu di album ini terkonsep dan berkaitan satu sama lain, walau tanpa ada single hits. Pasalnya esensi album ini akan berkurang jika tidak didengarkan secara keseluruhan.

Album ini The Beatles menampilkan 60 orang terkenal yang disukai oleh mereka yang diantaranya adalah penulis, musisi, bintang film. Seniman Peter Blake dan Jann Haworth adalah orang yang mendesain cover album ini. Dibantu oleh Michael Cooper sebagi fotografer. Album tersebut memenangi Grammy Award sebagai album terbaik.

2. Pink Floyd - Dark Side of The Moon (1973)



Sebuah album yang masih dipuja hingag saat ini, di mana karya-karya fenomenal terlahir. Masih dengan rock psychedelicnya yang disetting secara mewah baik dari lagu, suara, serta iramanya yang solid.

Untuk desain cover sang sederhana dan mudah sekali diingat. Orang bakal tahu ketika melihat gambar sebuah cahaya yang menerobos segitiga dan membias menghasilkan warna pelangi. Artwork ini dibuat oleh Hipgnosis dan George Hardle

3. Cream - Disraeli Gears (1967)


Cover album yang begitu menonjol dengan perpaduan warna yang mengejutkan mata. Album ini sangat mewakili Cream sendiri yang mengusung psychedelic rock/blues. Seniman asal Australia, Martin Sharp adalah orang yang membuat artwork ini.

Berkat album ini, band besutan Eric Clapton ini meraih posisi kelima di UK Album Chart serta menggebrak Amerika dan menjadi album paling laris di tahun 1968 dan meraih peringkat 4 di tangga lagu amerika.

Album ini sendiri sempat dimaster ulang pada tahun 1998 dan pada tahun 2004 dirlis ulang dobel CD dengan kemasan Deluxe Edition.

4. King Crimson - In The Court of The Crimson King (1969)


Sebuah masterpiece terlahir dari debut album band pengusung progressive rock asal Inggris, King Crimson. Album ini menggabungkan sebuah musik dan art yang luar biasa. percampuran antara jazz dan simfoni musik klasik. album ini sendiri mendapatkan pujian dari berbagai pengamat musik termasuk Pete Townshend dari The Who.

Di balik kesuksesan yang ditunai para personel Kring Crimson, ada kisah sedih dibaliknya. Barry Godber, orang di balik cover album ini tidak bisa menikmati hasil karyanya. Pria yang bekerja sebagai programmer komputer ini meninggal setahun setelah album ini keluar karena serangan jantung. Hingga kini vinyl album In The Court of The Crimson King masih diburu oleh para kolektor.

5. Joy Division - Unknown Pleasure (1979)


Sebuah debut album monumental dari post punk asal British yang hingag kini masih dicari oleh para kolektor. Musik Joy Division sendiri banyak mengilhami beberapa band saat ini.

Namun siapa sangka jika awal penjualan album ini sangat menyedihkan. Wajar saja ini adalah debut dari sebuah band yang mungkin belum banyak orang yang mengetahuinya, terlebih dengan cover album yang membuat orang berpikir. Namun setelah single Love Will Tear Us Apart, penjualan album ini meningkat.

Cover Unknown Pleasure memang sangat unik. Gambar di depan diambil dari Cambridge Encyclopedia of Astronmy yang aslinya digambar pada backgound warna putih dan garis hitam. Kemasan kover LP ini juga sangat berbeda dengan kemasan album band lainnya. Joy Divison merilis tanpa ada keterangan lagu dicover belakangnya. Namun mereka menulis semua keterangan track dan lainnya di inner sleeve.

6. Velvet Underground and Nico - The Velvet Underground (1967)


Band yang menarik perhatian seniman pop art terkenal, Andy Warhol yang lantas menajdi manajer mereka. Album ini menjadi terkenal lantara Warhol mendesain covernya. sebuah desain yang sangat sederhana bernuansakan pop art bergambar pisang berwarna kuning.

Tak hanya desain saja yang membuat album ini menjadi terkenal, namun 11 lagu di dalamnya yang digarap secara epic. Duet vokal antara Lou Reed dan Nico menjadikan album ini begitu bernyawa.

7. Nirvana - Nevermind (1991)


Album ini menjadi sebuah sukses yang mengejutkan di tahun 1991. Sebelumnya Nirvana sendiri sempat diragukan oleh banyak pengamat musik lantaran karyanya yang jauh dari komersilitas. Namun fakta berkata lain, album ini sendiri terjual hingga jutaan copy di seluruh dunia.

Cover album ini sendiri seakan menjadi sebuah ikon. Gambar seoarang bayi yang tengah berenang dan dipancing dengan uang Bagi orang yang melihatnya, akan tahun ini adalah album Nevermind milik Nirvana. Album kedua ini adalah tonggak kesuksesan Nirvana dan karyanya masih diperdengarkan hingga kini. (KapanLagi)
Read more

Buku The Beatles In Cleveland

Oleh: Dave Gapinski

Vermilion, Ohio - The Beatles memainkan peran besar dalam membentuk selera musik yang kita dengarkan. Musik mereka benar-benar mempengaruhi kehidupan kita. Banyak buku telah ditulis tentang The Beatles selama puluhan tahun.

Lalu mengapa orang masih saja tertarik dengan buku-buku tentang Beatles? Buku The Beatles In Cleveland mengingatkan kita pada peristiwa seputar dua konser (1964 dan 1966), yang berlangsung di Cleveland. Buku ini menggali kenangan orang-orang yang menghadiri konser secara mendalam. Promotor, disc jockey, dan awak dari berbagai media di Cleveland berbicara tentang kenangan pribadi mereka seputar pertunjukan tersebut. Buku ini menggali begitu banyak peristiwa secara detail. Dan justru itulah yang dicari oleh para penggemar The Beatles.

Penggemar The Beatles di Cleveland jauh lebih banyak dibanding penggemar di kota-kota lain. Konser The Beatles tahun 1964 sampai harus dihentikan karena penggemar merangsek ke atas panggung. Kejadian ini menyebabkan larangan konser musik pop pada masa-masa berikutnya di kota Cleveland. Ketika larangan itu akhirnya dicabut, The Beatles kembali ke Cleveland pada tahun 1966. Lagi-lagi, fans tak bisa dikendalikan dan rusuh di lapangan Stadion Kota Cleveland. Di belakang panggung konon John Lennon mengatakan bahwa ini akan menjadi tur The Beatles yang terakhir.

Sebuah versi yang tidak biasa dari lagu "I Wanna Be Your Man" terdengar di salah satu konser Cleveland tersebut. Lagi itu dimainkan dalam format instrumental yang serba terburu-buru. Tidak ada suara lead vokal. Masalahnya adalah justru rencananya tidak seperti itu. Mikrofon Ringo mati secara tak sengaja. John Lennon berbalik dan mencoba memberitahu Ringo bahwa mikrofonnya mati. Ia juga sempat berpaling ke arah Jack Armstrong, salah satu WIXY DJ, lalu menyemburkan makian "Tolol". John dan Paul menyanyikan harmoni seperti yang mereka lakukan pada rekaman asli, tetapi suara Ringo sama sekali tidak terdengar.

Hal-hal kecil seperti inilah yang membuat "The Beatles In Cleveland" menjadi buku yang menyenangkan bagi para penggemar Beatles.

"The Beatles In Cleveland" diterbitkan pada tahun 2007. Dave Schwensen - penulis buku ini - adalah seorang wartawan hiburan dan kolumnis humor terbaik, serta menulis beberapa buku seputar humor dan komedi. Selain itu, Dave juga dikenal sebagai komedian dan pengajar humor yang sering muncul di berbagai acara radio dan televisi.

Judul asli: Memories of The Beatles in Cleveland Documented by Local Author
Diterjemahkan oleh: Tata Danamihardja



Read more

Proyek Beatles Kids Band Batal

Dua anak Ringo Starr telah menghancurkan impian para penggemar Beatles yang berharap bisa melihat anak-anak dari Fab Four tampil bersama di atas panggung. Mereka bersikeras tidak akan menjadi bagian dari konsep semacam itu.

Ide menampilkan anak-anak personil The Beatles ini diusulkan oleh James (anak Paul McCartney) awal tahun ini. Sean (anak John Lennon) dan Dhani (anak George Harrison) kelihatannya tertarik dengan gagasan tersebut. Namun dengan penolakan tersebut, supergrup ini kemungkinan besar tidak akan mempunyai pemain drum.

Menurut Ringo Starr, kedua anaknya (Zak Starkey dan Jason Starkey) mengatakan bahwa mereka tidak mau ikut serta dalam proyek tersebut.
Read more

Game Yellow Submarine




The Beatles baru saja meluncurkan proyek terbaru Yellow Submarine dalam bentuk Facebook game. Di laman web yellowsubmarine.com dijelaskan, cara memainkan game ini adalah dengan menjatuhkan kumpulan huruf L O V E dan menghindari karakter Blue Meanie. Skor dari permainan tersebut akan dikoneksikan dan ditampilkan melalui Facebook.

Sementara itu film animasi Yellow Submarine baru saja selesai dirilis ulang dalam format DVD Blu-Ray. Yellow Submarine sendiri pertama kali dirilis pada tahun 1968 dan merupakan film animasi terbesar setelah Disney pada masa itu.

Versi digital dalam bentuk buku dari Yellow Submarine sendiri bisa diunduh secara gratis oleh pengguna Apple di iBookstore untuk iPad, iPhone dan iPod di iTunes.

Trailer Yellow Submarine (video 2012)

Sumber: Gigsplay
Read more