Song of the Day




Sunda Bitel. The One and Only Sundanese Beatles Tribute Band

Archieves

Statistics

HTML hit counter - Quick-counter.net
Tampilkan postingan dengan label beatology. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label beatology. Tampilkan semua postingan

Pameran Seni Mengenang John Lennon

Strawberry Fields Upper West Side di kota New York, di seberang bekas rumah John Lennon, dipenuhi musik, doa, dan bunga untuk mengingat salah seorang tokoh pemusik paling terkenal dalam sejarah ini. Jika masih hidup, saat ini Lennon sudah berusia 71 tahun. Ia dikenal dengan kontribusinya terhadap musik dan kemanusiaan. Banyak penggemar yang telah berkumpul.


Seorang siswi bernama Kaitlin Wilson yang ditemani saudaranya sengaja datang dari Toronto untuk ikut merayakan. "Bagi saya, lagu "Imagine" memberikan pengaruh untuk lebih bekerja dengan orang, seperti membantu dan mengerti perspektif hidup orang lain," ujarnya

Disamping musiknya, Lennon juga meninggalkan karya seni lain. Dibawah pimpinan Yoko Ono, "Gimme Some Truth" mewakilkan harapan Lennon untuk menyebarkan damai di dunia.

Rudy Siegel, Direktur Relasi Media "Gimme Some Truth" menjelaskan, "Ini kesempatan bagi dunia untuk melihat John sebagai seniman dalam arti kata sesungguhnya. Mereka datang bersama, dari usia, etnis, dan latar belakang sosial ekonomi berbeda; datang dan hadir dalam pameran untuk mendengar musik, melihat karya seni dan membayangkan kedamaian. Inilah misi kami."

Pameran juga dibuat untuk mengumpulkan dana bagi "City Meals on Wheels", organisasi nirlaba yang membantu memberi pangan pada para manula.

"Kami telah menguntungkan bank dan pantry makanan lokal di seluruh negara, dua tahun terakhir. City Meals on Wheels memberi makan para manula, jadi dua dolar yang anda sumbangkan akan menjadi makanan seharga delapan dolar," tambah Siegel.



Di sisi lain, para penggemar John Lennon mengatakan, mereka terinspirasi mendiang mantan The Beatles itu. Dan Hughes misalnya mengaku menyukai musik rock gara-gara John Lennon. "Saya bisa berdiskusi tentangnya dengan putra saya yang adalah seorang gitaris, ini berarti untuk saya," ungkapnya.

Sementara Anne Mitcheltree, salah seorang penggemar lainnya mengatakan, "Kami merindukannya, musik tidak pernah sama tanpanya. Kami tetap merindukannya, mendoakannya setiap hari."

"Gimme Some Truth" adalah acara tahunan untuk ultah John Lennon, yang menyebarkan pesan cinta dan harapan.
Sumber: NTD News, New York.
Read more

Dilelang: Demo The Beatles Yang Ditolak Decca


Demo tape The Beatles yang pernah ditolak label rekaman Decca - sebuah kesalahan terbesar dalam sejarah musik - muncul kembali dalam sebuah lelang.


Dick Row dari Decca menolak demo The Beatles yang direkam tahun baru 1961 itu dan malah mengontrak The Tremeloes. The Beatles kemudian dikontrak EMI dan akhirnya menjadi bintang kelas dunia.

Versi bootleg-nya memang banyak beredar tetapi hanya sedikit yang pernah mendengar versi rekaman asli berisi 10 lagu cover version tersebut.

Rekaman asli itu dilelang di London pada hari Selasa lalu oleh Fame Bureau, dengan harga awal £ 30 000. Harga ini tidak termasuk hak cipta atas lagu-lagu tersebut.

Sebuah foto tanpa tanggal memperlihatkan The Beatles dalam pose formal. (Handout/Reuters)

"Apple, perusahaan yang didirikan oleh The Beatles, memegang hak cipta untuk suara mereka dan jika ada yang mencoba untuk menjual materi tersebut tanpa izin, mereka pasti akan digugat," kata direktur pelaksana Fame Bureau Ted Owen, seperti dikutip The Times.

"Rekaman ini belum pernah dirilis secara resmi. Tentu saja unik dan kualitas suaranya benar-benar jernih. Kami telah berbicara dengan berbagai ahli dan ini merupakan rekaman dengan kualitas terbaik dari sesi ini."

Paul McCartney pada bas, George Harrison pada lead guitar, John Lennon pada rhythm guitar, dan Pete Best pada drum - yang belakangan dipecat dan digantikan oleh Ringo Starr - muncul pada demo tape yang direkam di studio Decca di West Hampstead, London utara ini.

Grupnya sendiri masih disebut "Silver Beatles" - sebelum berubah menjadi The Beatles - dan dilengkapi dengan daftar lagu yang ditulis tangan dan dilengkapi foto hitam putih para personil yang mengenakan jaket kulit dan berpose dengan alat musik masing-masing.

Di dalamnya antara lain terdapat lagu Money (That's What I Want), Take Good Care Of My Baby dan Till There Was You.

Manajer The Beatles Brian Epstein menyimpan rekaman tersebut dan belakanggan memberikannya kepada salah seorang eksekutif EMI. Orang itu pernah melelangnya secara pribadi pada tahun 2002 namun kini pelelangan dilakukan oleh Fame Bureau.

Sumber: http://www.timeslive.co.za/
Read more

FOTO LANGKA ABBEY ROAD

Foto-foto berikut ini merupakan kumpulan foto-foto langka yang diambil saat pemotretan untuk sampul album Abbey Road. Semuanya diambil dari koleksi Linda McCartney. Sesi pemotretan dilakukan di London pada bulan Agustus 1969.














Read more

When I'm Sixty-Four

The Beatles

When I get older losing my hair,
Many years from now,
Will you still be sending me a valentine
Birthday greetings bottle of wine?

If I'd been out till quarter to three
Would you lock the door,
Will you still need me, will you still feed me,
When I'm sixty-four?

oo oo oo oo oo oo oo oooo
You'll be older too, (ah ah ah ah ah)
And if you say the word,
I could stay with you.

I could be handy mending a fuse
When your lights have gone.
You can knit a sweater by the fireside
Sunday mornings go for a ride.

Doing the garden, digging the weeds,
Who could ask for more?
Will you still need me, will you still feed me,
When I'm sixty-four?

Every summer we can rent a cottage
In the Isle of Wight, if it's not too dear
We shall scrimp and save
Grandchildren on your knee
Vera, Chuck, and Dave

Send me a postcard, drop me a line,
Stating point of view.
Indicate precisely what you mean to say
Yours sincerely, Wasting Away.

Give me your answer, fill in a form
Mine for evermore
Will you still need me, will you still feed me,
When I'm sixty-four?

Whoo!

Klik untuk mendengarkan:

The Beatles - When I'm 64

Composition

The song is sung by a young man to his lover, and is about his plans of growing old together with her. Although the theme is ageing, it was one of the first songs McCartney wrote, when he was 16. The Beatles used it in the early days as a song they could play when the amplifiers broke down or the electricity went off. Both George Martin and Mark Lewisohn speculated that McCartney may have thought of the song when recording began for Sgt. Pepper in December 1966 because his father turned 64 earlier that year.
Lennon said of the song, "Paul wrote it in the Cavern days. We just stuck a few more words on it like 'grandchildren on your knee' and 'Vera, Chuck and Dave' ... this was just one that was quite a hit with us."In his 1980 interview for Playboy he said, "I would never even dream of writing a song like that."

Instrumentation

A clarinet trio (two B-flat soprano clarinets and a bass clarinet) is featured prominently in the song, unusual in most music genres, but particularly in the context of rock and roll. Scored by Martin, he said they were added at McCartney's request to "get around the lurking schmaltz factor" by using the clarinets "in a classical way." In the song's final verse, the clarinet is played in harmony with McCartney's vocal: an unusual method of harmonisation, especially in 1967. Supporting instruments include the piano, bass, drum set, tubular bells, and electric guitar.

Recording

The song was recorded on 6 December 1966, during one of the first sessions for the as-yet-unnamed album that became Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club Band. There were multiple overdub sessions, including the lead vocal by McCartney on 8 December and backing vocals by McCartney, Lennon, and George Harrison on 20 December. The clarinets were recorded on 21 December.
The song is in the key of D-flat major. The Beatles recorded the song in C major but the master take was sped up in order to raise the key by one semitone at the insistence of McCartney. Martin remembers that McCartney suggested this change in order to make his voice sound younger. McCartney says, "I wanted to appear younger, but that was just to make it more rooty-tooty; just lift the key because it was starting to sound turgid."

Release

The song was nearly released on a single as the B-side of either "Strawberry Fields Forever" or "Penny Lane", but instead it was decided upon to put out a double-A-sided-disc of those two and include "When I'm Sixty-Four" on the Sgt Pepper album.

Personnel

Personnel per MacDonald except where noted

Cover versions

Cultural references

  • McCartney's children recorded a special version of "When I'm Sixty-Four" at Abbey Road Studios as a surprise present for McCartney's 64th birthday, and played it for him at his birthday party. They changed the lyrics to fit the occasion with the help of Giles Martin. At the time, by unfortunate coincidence, McCartney was recently separated from his second wife, Heather Mills; they later divorced. 
Read more

Oh! Darling

The Beatles

Oh! Darling, please believe me
I'll never do you no harm
Believe me when I tell you
I'll never do you no harm

Oh! Darling, if you leave me
I'll never make it alone
Believe me when I beg you
Don't ever leave me alone

When you told me
You didn't need me anymore
Well you know I nearly broke down and cried

When you told me
You didn't need me anymore
Well you know I nearly broke down and died

Oh! Darling, if you leave me
I'll never make it alone
Believe me when I tell you
I'll never do you no harm
Believe me darling

When you told me
You didn't need me anymore
Well you know I nearly broke down and cried

When you told me
You didn't need me anymore
Well you know I nearly broke down and died

Oh! Darling, please believe me
I'll never let you down
(Oh, believe me darling)
Believe me when I tell you
I'll never do you no harm

Klik untuk mendengarkan:
The Beatles - Oh! Darling

"Oh! Darling"
Lagu oleh The Beatles dari album Abbey Road
Diedarkan 26 September 1969
Rekaman 20 April – 11 Agustus 1969
Jenis musik Swamp pop, R&B
Lama 3:26
Perusahaan rekaman Apple Records
Penulis lagu Lennon–McCartney
Produser rekaman George Martin
Abbey Road track listing
"Oh! Darling" adalah judul lagu The Beatles yang diciptakan oleh Paul McCartney, diatasnamakan Lennon–McCartney dan muncul sebagai lagu keempat album Abbey Road (1969).

Awalnya, judul lagu ini adalah "Oh! Darling (I'll Never Do You No Harm)". Walaupun tidak dirilis sebagai singel di Britania Raya maupun Amerika Serikat, anak perusahaan regional Capitol sukses merilisnya sebagai singel di Amerika Tengah bersama "Maxwell's Silver Hammer" pada sisi-B. Negara lain yang mengedarkan lagu ini sebagai singel adalah Portugal.

Sejarah

Paul McCartney berkomentar tentang perekaman lagu: "Ketika kami sedang merekam 'Oh! Darling', saya datang ke studio lebih awal setiap hari selama seminggu untuk menyanyikan lagu ini sendiri karena pada awalnya suara saya terlalu jernih. Saya ingin menyuarakannya walaupun saya telah menyanyikannya seminggu penuh."

Paul mencoba menyanyikan lagu itu sekali dalam satu hari. Jika kurang bagus, ia akan menunggu sampai besok supaya ia bisa menyelesaikan tiap take dengan baik. Ia bahkan sempat mengeluh "saya seharusnya bisa menyelesaikan itu dalam satu take". Dalam wawancara tahun 1980 dengan Playboy, John Lennon berkata, "'Oh! Darling' adalah salah satu lagu Paul yang terbaik namun ia tidak menyanyikannya dengan baik. Saya selalu berpikir saya pasti dapat melakukannya lebih baik karena lagu itu lebih ke style saya daripada dia. Ia yang menulisnya, jadi apa peduli saya, ia yang menyanyikannya".

George Harrison mengatakan bahwa lagu ini sebagai "tipikal lagu periode 1950–'60-an dilihat dari struktur akord".

Sesi Let It Be

Setelah perekaman awal pada tanggal 27 Januari 1969 selama sesi Let It Be, John Lennon mengatakan, "baru saja mendengar bahwa perceraian Yoko telah diselesaikan", setelah itu ia dan personil lain mengimprovisasikan lagu itu dan menambah kalimat "I'm free at last". Rekaman ini kemudian dimasukkan dalam Anthology 3.

Perekaman

Track dasar direkam pada tanggal 20 April 1969, namun ada banyak sesi overdub, termasuk berkali-kali upaya yang dilakukan Paul dalam merekam vokal (seperti yang dijelaskan di atas). Menurut Ian MacDonald, suara latar terdengar "cantik", namun "menyedihkan karena tenggelam dalam mix". Engineer Geoff Emerick mengingat bahwa Paul McCartney menyanyi sementara backing track dimainkan di atas speaker, bukannya headphone, dikarenakan ia ingin merasa seakan-akan ia sedang bernyanyi langsung di depan penonton.

Personil

Pengaruh musik New Orleans

"Oh! Darling" kemungkinan sangat dipengaruhi musik New Orleans rhythm and blues yang dipopulerkan pada dekade-50 sampai 60-an oleh musisi Afrika-Amerika seperti Fats Domino. Selain itu, lagu ini juga kemungkinan dipengaruhi genre musik asal Louisiana, swamp blues yang muncul di lagu-lagu seperti "Raining In My Heart" (Slim Harpo) dan "Please Come Home for Christmas" (Charles Brown). Begitu banyak yang menemukan pengaruh musik Louisiana di lagu ini sehingga beberapa pemusik lokal awalnya mengira lagu itu diciptakan oleh musisi asal Louisiana. Ketika musisi pop swamp, John Fred bertemu The Beatles di London pada tahun 1960-,ia terkejut bahwa gaya musik mereka sangat akrab di telinganya.

Cover versions

Robin Gibb version

"Oh! Darling" is a 1978 song and the fourth solo single by Robin Gibb of The Bee Gees from the soundtrack Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club Band, originally sung by The Beatles. Its style is R&B, with Robin on keyboard, Barry on bass and Peter Frampton on electric guitar.

Other covers

Read more

Buku The Beatles In Cleveland

Oleh: Dave Gapinski

Vermilion, Ohio - The Beatles memainkan peran besar dalam membentuk selera musik yang kita dengarkan. Musik mereka benar-benar mempengaruhi kehidupan kita. Banyak buku telah ditulis tentang The Beatles selama puluhan tahun.

Lalu mengapa orang masih saja tertarik dengan buku-buku tentang Beatles? Buku The Beatles In Cleveland mengingatkan kita pada peristiwa seputar dua konser (1964 dan 1966), yang berlangsung di Cleveland. Buku ini menggali kenangan orang-orang yang menghadiri konser secara mendalam. Promotor, disc jockey, dan awak dari berbagai media di Cleveland berbicara tentang kenangan pribadi mereka seputar pertunjukan tersebut. Buku ini menggali begitu banyak peristiwa secara detail. Dan justru itulah yang dicari oleh para penggemar The Beatles.

Penggemar The Beatles di Cleveland jauh lebih banyak dibanding penggemar di kota-kota lain. Konser The Beatles tahun 1964 sampai harus dihentikan karena penggemar merangsek ke atas panggung. Kejadian ini menyebabkan larangan konser musik pop pada masa-masa berikutnya di kota Cleveland. Ketika larangan itu akhirnya dicabut, The Beatles kembali ke Cleveland pada tahun 1966. Lagi-lagi, fans tak bisa dikendalikan dan rusuh di lapangan Stadion Kota Cleveland. Di belakang panggung konon John Lennon mengatakan bahwa ini akan menjadi tur The Beatles yang terakhir.

Sebuah versi yang tidak biasa dari lagu "I Wanna Be Your Man" terdengar di salah satu konser Cleveland tersebut. Lagi itu dimainkan dalam format instrumental yang serba terburu-buru. Tidak ada suara lead vokal. Masalahnya adalah justru rencananya tidak seperti itu. Mikrofon Ringo mati secara tak sengaja. John Lennon berbalik dan mencoba memberitahu Ringo bahwa mikrofonnya mati. Ia juga sempat berpaling ke arah Jack Armstrong, salah satu WIXY DJ, lalu menyemburkan makian "Tolol". John dan Paul menyanyikan harmoni seperti yang mereka lakukan pada rekaman asli, tetapi suara Ringo sama sekali tidak terdengar.

Hal-hal kecil seperti inilah yang membuat "The Beatles In Cleveland" menjadi buku yang menyenangkan bagi para penggemar Beatles.

"The Beatles In Cleveland" diterbitkan pada tahun 2007. Dave Schwensen - penulis buku ini - adalah seorang wartawan hiburan dan kolumnis humor terbaik, serta menulis beberapa buku seputar humor dan komedi. Selain itu, Dave juga dikenal sebagai komedian dan pengajar humor yang sering muncul di berbagai acara radio dan televisi.

Judul asli: Memories of The Beatles in Cleveland Documented by Local Author
Diterjemahkan oleh: Tata Danamihardja



Read more

Beatles Bubar, Paul Gusar


Sebuah pengakuan baru dari salah satu personel asli The Beatles! Paul McCartney menceritakan kekecewaannya ketika band yang mengubah kultur pop dunia itu memutuskan mengakhiri kebersamaan mereka.

Sang legenda yang bulan ini akan berusia 70 tahun berkata, "Saat itu aku punya masalah dengan alkohol. Aku sedang memegang sebotol wiski, dan aku begitu emosional, aku melempar botol itu sampai berkeping-keping," ujarnya.

Bubarnya The Beatles berdampak sangat buruk terhadap Paul sehingga istri pertamanya, Linda, amat khawatir. Bahkan, sepanjang tahun Paul tak bisa menulis satu lagu pun.

"Berat sekali, masa yang begitu berat. Jadi Linda dan aku serta anak-anak harus melarikan diri, bersembunyi. Tetapi semua kerepotan di luar sana masih terjadi," kata Paul, merujuk pada banyaknya media yang harus dihadapi kala itu.

"Aku melaluinya, akhirnya. Linda berkata padaku, 'dengar, kau harus tenang' dan itu berhasil," kenang Paul yang mendapat gelar Sir atas sumbangsih seninya kepada Inggris. (kapanlagi.com)
Read more